Kamis, 15 Oktober 2009

Pengertian Modulisasi

Modem (Modulisasi dan Demodulisasi)
Pengertian
Modulator adalah suatu rangkaian yang berfungsi melakukan proses modulasi, yaitu proses “menumpangkan” data pada frekuensi gelombang pembawa (carrier signal) ke sinyal informasi bisa juga pesan agar bisa dikirim ke penerima melalui media tertentu (kabel atau udara), biasanya berupa gelombang sinus. Dalam hal ini sinyal pesan disebut juga sinyal pemodulasi. Ya gampangnya MODULATOR itu proses dimana frekuensi pembawa yang diinformasikan bias dikirim ke penerima melalui media babel atau media udara.
Demodulator mempunyai fungsi kebalikan dari modulator (demodulasi), yaitu proses mendapatkan kembali data atau proses membaca data dari sinyal yang diterima dari pengirim. Dalam demodulasi, sinyal pesan dipisahkan dari sinyal pembawa frekuensi tinggi.
Pada sistem komunikasi 2-arah, kedua fungsi ini ada dalam sebuah alat yang disebut dengan modem.
Mengenal Modem
Modem adalah singkatan dari Modulator dan Demodulator. Modulator terdapat di bagian pengirim/pemancar, sedangkan Demodulator terdapat di bagian penerima. Modem bisa dikelompokkan menjai dua berdasarkan media/saluran yang digunakan:
1. Modem kabel: modem yang media komunikasinya menggunakan kabel.
2. Modem wireless: modem yang media komunikasinya melalui udara.
1. Modem Kabel
Modem ini muncul karena saat itu orang ingin bisa mengirim atau menerima data melalui jaringan telepon, padahal jaringan telepon adalah saluran untuk komunikasi percakapan (voice), bukan untuk data (dereten bit ”1” atau ”nol”).
Modem kabel yang pada awalnya hanya ada yang eksternal (dihubungkan ke PC via kabel serial melalui port COMx yang menggunakan kabel DB-9 atau DB-25), beberapa tahun kemudian setelah modem menjadi kebutuhan pokok, mucullah modem internal (yang tertanam langsung di motherboard).
Pada periode 1990-an ditawarkan juga koneksi kabel digital dari sentral telepon ke rumah pelanggan menggunakn fiber-optik yang merupakan realisasi dari jaringan telepon ISDN (leased-line dengan kecepatan 144 kbps).
Kemudian setelah tahun 2000, muncul teknologi baru pengganti fiber-optik yang dikenal dengan nama modem ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line: kabel pelanggan digital asimetrik). Koneksinya menggunakan modem digital di dua sisi yaitu sisi pelanggan dan sisi sentral telepon.
Modem kabel biasa:
PC – modem – kabel pelanggan – sentral telepon – PSTN
Modem ADSL:
PC – modem – kabel pelanggan – modem – sentral telepon – PSTN
2. Modem Wireless
Teknologi wireless untuk akses data merupakan bagian dari jaringan komputer yang biasanya tidak disebut modem, tetapi menggunakan istilah lain yang telah disepakati, seperti modem GSM, modem CDMA, modem HSDPA, dan modem HSUPA.

Perbedaan dari beberapa istilah modem tersebut adalah kecepatan bit yang bisa diberikan kepada penggunanya. Generasi yang paling baru tentu saja memiliki kecepatan yang paling tinggi.

2 komentar:

  1. bagus bgt tentang teknologi sekarang ya pa,
    teknologi sekarang sudah hampir smuanya berbasis wireless dan tentang ya lo bahas sangat menarik tentang modulasi.tapi posting jg dong tentang cara kerja pencampuran sinya nya itu?
    d trunggu y?

    BalasHapus

terima kasih yah comentnya kecil bagi anda, tapi ini berupakan kado besar bagi saya

ok ...silak kan mengetik dibawah ini , o
^
< >